• Sunrise At: 06:01
  • Sunset At: 17:47
oni.sahroni24@yahoo.com +62 812-8910-5575

Menjual Buah yang Masih Di Pohon

Apa hukum menjual buah yang masih di pohonnya dan dalam keadaan buah belum matang (belum siap panen)? Karena kalau menjual buah saat panen saya rasa sama dengan jual beli jifaz? Karena kebanyakan di kampung saya kalo jual buah seperti itu?

Syarif Hasan, Pangandaran

Kesimpulan jawaban

Menjual buah belum matang yang masih di pohon itu tidak diperbolehkan, karena ada unsur gharar dan bisa menimbulkan cacat ridho.

Penjelasan

Pertama, jika buah yang masih di pohon itu buah yang masih mentah, maka tidak diperkenankan menjualnya dengan harga buah saat sudah matang.

Karena pada saat matang belum tentu jumlahnya sama seperti saat ditawarkan dan ada unsur ketidakjelasan (gharar), juga bisa menimbulkan cacat ridho dan merugikan sebagaimana hadits Rasulullah Saw:

نَهَى رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الْغَرَرِ

Artinya: “Rasulullah SAW melarang jual beli (yang mengandung) gharar.” (HR. Muslim)

Kedua, begitupula jika yang dibeli adalah buah matang, tetapi masih di pohon itu juga tidak diperkenankan dan juga tidak termasuk kategori jual beli jizaf yang diperkenankan. Karena tidak sama antara jual beli buah matang yang masih di pohon dengan jual beli jizaf.

Di mana salah satu kriteria jizaf adalah barang yang dibeli bisa dilihat dan disaksikan, sementara itu tidak terjadi dalam transaksi yang ditanyakan.

Ketiga, sebagaimana Standar Syariah Internasional AAOIFI No.31 tentang Gharar yang menjelaskan bahwa jual beli jizaf adalah menjual sesuatu yang dikilo atau ditimbang atau dijumlah secara keseluruhan, tetapi dijual tanpa ditimbang, tanpa dikilo, dan tanpa dijumlah (Syarh Ash-shogir 3/35).

Menurut bahasa, jizaf adalah kata benda (dari jaazafa-mujaazafatan, dari bab Qaatala). Jizaf (dengan kasrah) itu istilah yang lebih umum karena sesuai dengan kaidah umum dalam bahasa arab. (Lisan al-Arab dan Al-misbah Al- munir).

Leave Your Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 Rumah Wasathia